Seharusnya Kita Tahu Nutrisi Sejak Dini

sumber gambar : heart.org


Judulnya terasa seperti penyesalan, ya? Ya... Bisa dibilang demikian meskipun tidak ada kata terlambat dalam mempelajari sesuatu, namun aku pribadi merasa sangat rugi karena baru mulai mencari tahu sekarang. Padahal hal tersebut sangat dekat dengan kita bahkan dari sejak kita masih di kandungan pun. Nutrisi oh nutrisi.

Pentingnya manusia mengenal nutrisi seharusnya ada di dalam kurikulum sekolah. Sayangnya pendidikan jasmani, kesehatan, dan olahraga selama ini yang pernah kita kenyam hanya berfokus pada olahraganya, atau mungkin memang yang menarik olahraganya ya. Tapi yah sepertinya jauh lebih penting dari biologi, pendidikan nutrisi harusnya punya porsi sendiri karena tidak cukup matematika dan bahasa inggris yang membuat seseorang menjadi pintar. Nutrisi juga.

Setelah aku melahirkan dan punya anak, ada banyak sekali hal baru yang kualami. Puncaknya adalah ketika aku menyusui. Orang tua selalu bilang untuk menambah asupan makananku, "Makanlah lebih banyak karena makanan itu untuk 2 manusia."

Kalo dibilang seperti itu, tentu saja yang ada di benak kita adalah menambah porsinya. Semuanya dinaikkan porsinya. Hingga berujung setelah melahirkan bukannya berat badan turun tapi malah naik drastis hingga obesitas. Semua ini mungkin memang umum, tapi salah kaprah. :(

Tidak berhenti di situ. Badanku jadi jauh lebih renta, seperti orang tua. Lutut sakit, mudah sakit kepala, mudah kepayahan, dan semuanya itu aku kira karena perubahan hormon dari hamil ke menyusui. Aku kita memang haruslah semenderita ini. Ternyata tidak juga.

Akhirnya aku memutuskan untuk lebih memahami tubuhku. Mencari tahu di mana letak kesalahannya. Dan, berujung pada satu jalan untuk mengatur pola makan atau diet seimbang.

Senangnya pada akhirnya nutrisi yang baik membantu mengoptimalkan kerja tubuh. Hidup tidak lagi perlu banyak emosi dan keluhan di sana sini. Selamat tinggal aku yang obese. Aku dan anakku tumbuh dengan optimal. Semua berkat Nutrisi yang Tepat 😁